Ketahanan Pangan Kuat, Indonesia Cetak Rekor Pengadaan Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Kesejahteraan sosial yang berkelanjutan tidak dapat dilepaskan dari fondasi yang paling mendasar: ketahanan pangan. Dalam dua tahun perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sektor pangan nasional mencatatkan tonggak sejarah baru yang patut diapresiasi.

Berdasarkan laporan Bulog, pengadaan gabah dan beras dalam negeri berhasil menembus angka 4.131.492 ton (setara beras) hingga Oktober 2026. Angka ini tidak hanya melampaui target pemerintah sebesar 4 juta ton (mencapai 103,29%), tetapi juga menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah berdiri Badan Urusan Logistik tersebut.

Peningkatan Produksi yang Signifikan

Capaian gemilang ini didorong oleh peningkatan produktivitas di berbagai sentra pertanian domestik. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya pertumbuhan positif di sektor pertanian:

  • Produksi Padi (2025): Mencapai 60,21 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), mengalami lonjakan sebesar 13,29% dibandingkan tahun sebelumnya. Setelah dikonversi, produksi beras untuk konsumsi masyarakat mencapai 34,69 juta ton.

  • Produksi Jagung (2025): Tumbuh menjadi 16,16 juta ton pipilan kering, naik 6,74% dari tahun 2024, yang turut memperkuat ketersediaan bahan baku pakan dan stabilitas sektor peternakan.

Menjaga Kesejahteraan dan Daya Tahan Bangsa

Pemerintah menegaskan bahwa ketersediaan pangan yang mencukupi adalah perisai utama bangsa dalam menghadapi ketidakpastian global serta tantangan perubahan iklim, termasuk antisipasi terhadap risiko cuaca ekstrem seperti El Nino.

Dengan cadangan pangan pemerintah yang kini berada di posisi yang aman, stabilitas harga dan pasokan di tingkat masyarakat dapat lebih terjaga. Hal ini menjadi angin segar bagi pemerataan kesejahteraan, di mana masyarakat dari berbagai lapisan dapat menikmati akses pangan yang stabil, terjangkau, dan berkualitas.

Langkah nyata menuju swasembada pangan ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan mampu membawa Indonesia melangkah lebih dekat menuju kemandirian ekonomi dan kesejahteraan sosial yang merata.

 

 
Referensi:
  • Kompas.com. (2026, 26 Oktober). Dua Tahun Prabowo-Gibran, Indonesia Cetak Rekor Pengadaan Beras Bulog Terbesar Sepanjang Sejarah. Diakses dari Kompas.com.

  • Perum Badan Urusan Logistik (Bulog). (2026). Laporan Pengadaan Gabah dan Beras Dalam Negeri Tahun 2026.

Oh hi there 👋
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

0

Your Cart Is Empty

✖

No products in the cart.